MALANG (27/04) – Suasana SMP Negeri 9 Malang pada Senin, 27 April 2026 tampak sedikit berbeda. Kehadiran seragam cokelat kepolisian di lingkungan sekolah bukan merupakan tanda adanya masalah, melainkan simbol hadirnya pelindung dan pengayom masyarakat di tengah dunia pendidikan.
Sesuai dengan instruksi Kapolresta Malang Kota untuk memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan institusi pendidikan, Kompol Wiwin Rusli dari Polresta Malang Kota melaksanakan kunjungan resmi ke SMPN 9 Malang. Kehadiran beliau disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMPN 9 Malang, Bapak Bambang Suwaji, S.Pd., M.M., di ruang kerja beliau.
Dialog Hangat Demi Masa Depan Siswa
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi formal. Dalam pertemuan tersebut, Kompol Wiwin Rusli membuka ruang diskusi mengenai dinamika perkembangan remaja saat ini. Beliau secara khusus menanyakan perkembangan perilaku serta potensi kenakalan remaja yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah.
“Pendidikan adalah fondasi utama, namun keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar adalah tiangnya. Kami ingin memastikan bahwa sinergi antara kepolisian dan sekolah berjalan beriringan untuk memantau serta membimbing adik-adik kita agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif,” ujar Kompol Wiwin dalam diskusi tersebut.
Membangun Karakter Melalui Kolaborasi
Bapak Bambang Suwaji menyambut baik inisiatif dari Polresta Malang Kota ini. Beliau menekankan bahwa pembentukan karakter siswa adalah tanggung jawab kolektif. Pihak sekolah menyadari bahwa kehadiran figur otoritas hukum seperti kepolisian dapat memberikan dampak psikologis yang positif bagi kedisiplinan siswa.
Salah satu poin menarik yang dibahas adalah rencana kerjasama lebih lanjut dalam kegiatan kesiswaan. Pihak SMPN 9 Malang berharap kedepannya anggota kepolisian dapat hadir secara rutin, salah satunya dengan menjadi Pembina Upacara pada hari Senin.
“Kami sangat berharap kehadiran Bapak-Bapak polisi di tengah siswa, misalnya saat upacara bendera, dapat memberikan motivasi dan wawasan baru mengenai hukum dan kedisiplinan. Ini adalah langkah nyata dalam pembentukan karakter profil pelajar Pancasila,” ungkap Bapak Bambang Suwaji.
Harapan ke Depan
Kunjungan ini menjadi awal yang cerah bagi hubungan antara SMPN 9 Malang dan Polresta Malang Kota. Harapan besar digantungkan agar kerja sama ini tidak berhenti pada dialog saja, melainkan berlanjut dalam aksi-aksi nyata seperti sosialisasi bahaya narkoba, literasi digital terkait cyberbullying, hingga bimbingan tertib berlalu lintas.
Dengan terjalinnya sinergi yang kuat, diharapkan SMP Negeri 9 Malang tetap menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan berprestasi, di mana para siswanya tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat dan taat hukum.